Konsumsi bahan bakar merupakan salah satu pertimbangan pembeli dalam memilih sebuah mobil. Hal tersebut membuat banyak produsen mobil yang menitikberatkan pada pengembangan penggunaan konsumsi bahan bakar. Sampai saat ini konsumsi bahan bakar yang dilakukan oleh produsen mobil ditentukan oleh ECE.
Ketika melihat brosur, dealer atau beberapa salinan majalah, mobil tiga liter merupakan topik besar yang dibahas dalam media. Mobil tiga liter disini mengacu pada nomor ukuran mesin yang lebih ekonomis. Tapi sebenarnya spesifikasi yang diberikan oleh produsen dalam brosur sebenarnya lebih rendah dibandingkan konsumsi yang sesungguhnya dalam sehari-hari.
Kenyataan perhitungan konsumsi
Downsizing, gear shift indikator, serta sistem stop-start, dan tuning yang aerodinamis merupakan langkah-langkah yang dilakukan untuk mengukur pengurangan bahan bakar yang digunakan. Perubahan ini disebut sebagai ECE-Usage, dimana dinamometer casis dikalkulasi di laboratorium berdasarkan kondisi yang telah didefinisikan seperti suhu derajat antara 20 dan 30 derajat, siklus mengemudi, dan kecepatan 120 km/jam. Hasil produksi yang didapatkan dengan cara ini berdasarkan dari kondisi yang ada pada hasil percobaan.
Gambaran realistis dari tes konsumsi yang telah ditentukan sebenarnya berasal dari kendaraan yang telah diberikan izin untuk diperjual belikan pada pasar internasional, faktor ini merupakan salah satu bentuk pengaruh terhadap pengukuran ECE-Usage, misalnya pengoperasian AC, lalu lintas, beban mobil, gradien, kecepatan mengemudi dan tentunya karateristik pengemudi. ECE-test dilakukan dengan mengendarai mobil sekitar 3.000 km. Setiap pengisian bahan bakar akan dicatan. Hasil kalkulasi perhitungan bahan bakar yang digunakan sehari-hari didapatkan dengan konsumsi bahan bakar selama tes dilakukan.
Mobil tes terkuat selama pengujian
Pada ECE-test VW Polo GTI memberikan kesan yang sangat luar biasa dengan hasil tes diatas 98.3 persen. Beberapa perbedaan besar juga didapatkan pada hasil ECE-test .Porsche Cayenne Turbo yang mengkonsumsi 11,5 liter dari 19.7 liter gari bahan bakar. Sedangkan Skoda Fabia Combi 1.2 TDI CR yang mengkonsumsi 3,4 liter sampai 5 liter memberikan hasil 61.8 persent yang termasuk dalam nominasi sedang. Ini merupakan sebuah tes yang menarik dimana 20 besar mobil yang masuk dalam nominasi konsumsi paling boros setara dengan 13 model mobil dari VW Group.
No comments:
Post a Comment